Bangunan Arsitektur Modern

Arsitektur Modern Adalah sebuah gaya arsitektur yang mengutamakan kesederhanaan, artinya tidak banyak ornament. Arsitektur modern muncul sekitar tahun 1900 an. Arsitektur modern muncul setelah akhir masa arsitektur klasik.setelah akhir dari zaman arsitektur klasik, arsitektur berkembang sangat pesat, dimulai dari munculnya modernism awal, fungsionalisme,internasionalisme,kubisme hingga post modern.
arsitekur modern sangat berhubungan erat dengan revolusi industri. Revolusi industri dalam material dan teknologi mempengaruhi bentuk-bentuk arsitektur modern. Dengan hadirnya Iptek, manusia memuja ‘pembaharuan-pembaharuan’ dan ‘perubahan’. Perubahan pada tradisi-tradisi sosial and estetis (nilai-nilai lama).
Dengan Iptek, kemungkinan untuk mengembangkan/mewujudkan ide-ide tentang bentuk yang mengikuti fungsi (form follows function) semakin bertambah. Gerakan Arsitektur modern mencoba menyederhanakan dan menyatukan kerumitan permasalahan yang ada.

Selaras dengan perkembangan zaman muncul bermacam-macam teori dan ide-ide baru. Para
arsitek dihadapkan pada tantangan, bagaimana agar desain hasil pemikiran mereka dapat
dimengerti oleh masyarakat yang heterogen dan macam-macam pola hidupnya. Tradisi idealis
memperhatikan pada fungsionalis, ekspresif, simbolis. Tradisi ini adalah inti arsitektur modern
karena sebagian arsitek tergabung tradisi ini. Mereka mendesain bangunan yang selaras dengan
lingkungannya. Arsitek dari tradisi Idealis ini berusaha agar bentuk dapat dipahami, dan
merupakan kelanjutan dari paham fungsionalisme. Paham fungsionalisme yang kaku,
disempurnakan dengan membuat hasil (produk) dapat dikomunikasikan dengan masyarakat
dengan tanpa meninggalkan fungsi sesungguhnya. Le corbusier merupakan pionir tradisi idealis.
Pemecahan masalah sosial merupakan inti atau masalah utama dalam tradisi idealis ini, tidak hanya menganjurkan solusi masalah saja ; tapi mereka juga mengajukan usulan-usulan atau altematif dengan pertimbangan adanya perubahan di masa datang.

Salah satu Bangunan arsitektur modern di dunia adalah Renchamp chapel karya Le Corbusier. Dia menggunakan analogi romantic untuk menunjukkan emosinya yang di aplikasikan pada bangunannya. Hal ini dapat dilihat pada bangunan Renchamp Chapel – bentuk geometris pada dinding dan atap bangunan dengan bentuk kurva yang geometris tersebut, Le Corbusier memperlihatkan suatu teknik pencahayaan interior bangunan yang baik, melalui kombinasi seluruh bukaan-bukaan jendela
Ada pendapat dari beberapa arsitek yang menyebutkan bahwa bangunan arsitektur modern adalah gaya arsitektur yang dikendalikan oleh teknologi. Ini terbukti pada bangunan arsitektur modern menggunakan material besi, baja, kaca dan beton.

  

Bangunan arsitektur modern yang lain adalah falling water karya Frank Lloyd Wright. Bangunan ini terlihat sangat simple dan tanpa ornament sama sekali. Keunikan dari falling water adalah bangunan ini seolah-olah melayang diatas air, penggunaan beton kolom dan dak ekspose merupakan salah satu ciri dari arsitektur modern. Frank sangat jeli dalam melihat potensi, Biasanya Bangunan arsitektur modern bersifat kaku, dan tegas dan juga tidak memperdulikan dengan kondisi sekitar dan alam, tetapi pada bangunan falling water ini justru sangat menyatu dengan alam, sehingga bangunan seolah tidak mencemari lingkungan dan menebang pohon di sekitarnya. Arsitek Frank Llyod Wright adalah yang sangat berpengaruh dalam perkembangan arsitektur modern di Eropa. Melalui karya-karya gedung tingginya yang tersebar, Wright merupakan salah satu dari sekian banyaknya arsitek yang sangat berpengaruh dalam dunia perarsitekturan.